<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://www.d-aji.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.d-aji.web.id</link>
	<description>Kumpulan Tips Kesehatan, Informasi Kesehatan Keluarga, Gizi, Bayi, Balita, Ibu Hamil, Menyusui, Anak-Anak, Remaja, Pria, Wanita, Dewasa. Kesehatan Online Indonesia.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jan 2012 20:51:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Tips Mengembangkan IQ dan EQ Anak</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/iq-eq-anak/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/iq-eq-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 20:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[EQ Anak]]></category>
		<category><![CDATA[IQ Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Tips Mengembangkan IQ dan EQ Anak &#8211; Tentunya Anda sudah seringkali dan cukup familiar dengan apa yang dikatakan sebagai saingan terbesar IQ (kecerdasan akal), yaitu EQ (kecerdasan emosi). IQ tinggi yang dimiliki oleh seseorang, tidak akan berkembang dengan baik dalam kehidupan sosialnya apabila tidak didukung juga dengan EQ yang bagus. Begitu juga halnya dengan buah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tips Mengembangkan IQ dan EQ Anak</strong> &#8211; Tentunya Anda sudah seringkali dan cukup familiar dengan apa yang dikatakan sebagai saingan terbesar IQ (kecerdasan akal), yaitu EQ (kecerdasan emosi). IQ tinggi yang dimiliki oleh seseorang, tidak akan berkembang dengan baik dalam kehidupan sosialnya apabila tidak didukung juga dengan EQ yang bagus.</p>
<p><span id="more-22"></span></p>
<p>Begitu juga halnya dengan buah hati Anda. Jika Anda tidak yakin mengapa EQ menjadi sebegitu pentingnya bagi perkembangan dan kehidupan anak, coba lihat sekeliling Anda. Pernahkah Anda menemui orang yang sebegitu pandainya tetapi dalam kehidupan social ia justru tampak jauh tertinggal. Jangankan teman baik ataupun membangun relasi dan network, untuk berinteraksi dengan orang lain pun sepertinya adalah hal yang aneh baginya. Sayangkan, kepandaiannya menjadi sia-sia belaka.</p>
<p>Sebagai orang tua, toh Anda perlu sadari bahwa jika si anak cukup cerdas emosinya, maka kemungkinan ia untuk hidup bahagia dan sukses akan terus meningkat. Kami ingin berbagi beberapa cara untuk mengembangkan kecerdasan emosi si buyung dan si upik kesayangan Anda…</p>
<p>Beri contoh teladan<br />
Anak sudah pasti akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Mereka mencontoh cara Anda  menghadapi dan menyelesaikan permasalahan, melihat apakah Anda bisa menyadari apa yang ANda rasakan dan seperti apa reaksi Anda terhadap perasaan orang lain.</p>
<p>Jangan ragu berkata TIDAK<br />
Tidak semua keinginan anak harus dipenuhi. Mengucapkan kata tidak atau menolak apa yang diminya olehnya akan membuat ia belajar ntuk mengatasi kekecewaan dan mengontrol emosinya sendiri. Kebiasaan mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah tidak akan membuatnya bahagia, malah akan membuatnya lemah dan manja. Tapi ingat, jangan berlebihan dan terlalu pelit untuk bilang IYA.</p>
<p>Ajari tanggung jawab<br />
Ajari si kecil untuk bertanggung jawab sejak dini. ANak yang terbiasa melaksanakan tugas rumah tangga sejak dini akan cenderung lebih bahagia dan sukses saat dewasa. Ini dikarenakan ia telah dibiasakan untuk menyadari keberadaan dan perannya yang sangat pentig dalam keluarga. Si kecil juga perlu mendapatkan penghargaan setimpal dengan apa yang sudah susah payah dilakukannya.</p>
<p>Awas pengaruh media<br />
Jangan biarkan buah hati Anda dibesarkan dan diatur oleh media. Biarkan ia bermain dengan bebas, dan jangan biarkan ia menghabiskan lebih banyak waktunya di depan layer televisi atau computer. Justru dengan bermain dengan bebas di luar bersama teman-temannya, ia akan mengembangkan ketrampilannya menyelesaikan masalah dan  kreativitasnya dengan baik.</p>
<p>Jangan hanya menjadi &#8216;juri&#8217;<br />
Belajarlah untuk mengenali perasaan tanpa harus memberikan penilaian. Misalnya, jika anak menangis, tanyakan padanya mengapa merasa sedih. Ini akan lebih efektif dibanding dengan menyuruhnya berhenti menangis. Justru dengan menekan apa yang dirasakannya malah akan membuat perasaan tersebut terpendam dan mengerak.</p>
<p>Pandangan positif<br />
Apa yang Anda pikirkan adalah apa yang nantinya akan terwujud nyata. Jangan anggap buah hati Anda sebagai masalah. Bila iya, maka keluarga Anda juga akan menemui banyak masalah. Jangan berpikiran negativf bahwa ia adalah sosok yang nakal, karena ia akan menjadi seperti yang ada dalam pikiran Anda nantinya. Kembangkan kecerdasan si kecil dengan menganggapnya dan berpikiran positif bahwa ia adalah sosok yang luar biasa dan mampu mengatasi masalahnya.<br />
Good luck! Baca juga <a href="http://www.d-aji.web.id/cara-mencerdaskan-anak-dengan-dongeng/">tips mencerdaskan anak</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/iq-eq-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Anak Cepat Berjalan</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/agar-anak-cepat-berjalan/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/agar-anak-cepat-berjalan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 20:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Agar Anak Bisa Cepat Berjalan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Cepat Bisa Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Cepat Berjalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Tips Agar Anak Cepat Berjalan ~ Sebagai seorang ibu tentu ingin melihat anaknya cepat bisa jalan. Semua orang mahfum bahwa merawat anak kecil akan membuat Anda menjadi &#8216;langsing&#8217; alias capek. Baru saja selesai dengan fase terbangun dan menangis di malam hari, genap usia setahun biasanya disusul dengan perkembangan si kecil yang pesat dan mulai belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tips Agar Anak Cepat Berjalan</strong> ~ Sebagai seorang ibu tentu ingin melihat anaknya cepat bisa jalan. Semua orang mahfum bahwa merawat anak kecil akan membuat Anda menjadi &#8216;langsing&#8217; alias capek. Baru saja selesai dengan fase terbangun dan menangis di malam hari, genap usia setahun biasanya disusul dengan perkembangan si kecil yang pesat dan mulai belajar berjalan.<br />
Bagaimana pun capeknya, toh rasanya pasti tidak seberapa dibandingkan dengan kebahagiaan Anda melihat si kecil sudah bisa bergerak dengan merangkak atau berjalan ke mana pun dia mau. Padahal berdiri saja belum tegak benar dan kalau melangkah masih terlihat miring ke kiri ke kanan.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Melihat gaya &#8216;jalan mabuknya&#8217; mungkin Anda sebagai orang tua justru akan lebih was-was karena kuatir buah hati kesayangan Anda jatuh dan terantuk. Akibatnya eksplorasi si kecil jadi malah terbatas.  Padahal pengalaman jatuh saat belajar berjalan itu justru merupakan pengalaman yang sangat berharga untuknya. Justru ketika anak terjatuh, ia akan merasa makin tertantang dan berintrospeksi. Momen jatuh inilah yang bisa dijadikan anak untuk berintrospeksi, tentunya setelah diarahkan orang tua. Ia akan belajar saat menghadapi jalan licin, memori mengenai pengalaman tak enak tadi akan muncul kembali bahwa di tempat licin ia  harus pegangan dan hati-hati supaya tidak jatuh lagi.</p>
<p>Refleks semacam ini jika muncul terus-menerus akan terakumulasi sebagai suatu bentuk keterampilan yang membuat anak siaga.  Makin kaya pengalaman yang didapat, kian banyak proses pembelajaran dan data yang diperoleh anak sebagai bekalnya untuk bisa berjalan normal seperti orang dewasa. Kami dengan senang hati akan memberi beberapa langkah untuk membantu dan menstimulasi buah hati Anda cepat pandai berjalan. Simak deh..</p>
<p>Saat si kecil berusia 9-11 bulan dan bisa berdiri sendiri, perhatikan dengan seksama apakah berdirinya sudah tegak dan seberapa lama ia mampu bertahan. Jika belum, jangan bosan melatihnya kembali sampai anak bisa berdiri tegap untuk waktu cukup lama. Pancing dengan mainan favorit si kecil di atas kepalanya.  Ini akan menantangnya untuk menggapai-gapai mainan tersebut dan berusaha menegakkan badannya.</p>
<p>Jika ia sudah bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan, amati apakah sudah bisa mantap berdiri dan berapa lama ia bisa bertahan. Jika sudah bisa berdiri tegap, itu berarti anak sudah siap mendapat stimulasi berjalan. Perhatikan apakah posisi jari kaki anak menekuk atau tidak. Jika menekuk, itu tandanya dia masih perlu stimulasi supaya berani dan terbiasa menahan berat badannya dengan bertumpu pada kedua kakinya.</p>
<p>Bila jari kakinya tidak menekuk, mulailah mengajaknya untuk mau ditatih. Biarkan kedua tangannya memegangi kedua tangan ANda lalu ajaklah ia melangkahkan kakinya. Bila susah dan belum terbiasa, posisikan kedua telapak kakinya di atas punggung kaki kita. Sambil tangan kita tetap memegangi kedua tangannya, ajaklah ia melangkah. Agar suasananya menyenangkan dendangkan lagu saat kita melangkahkan kaki.</p>
<p>Begitu anak bisa berjalan merambat, umumnya anak tahu bagaimana caranya menggerakkan kakinya ke depan dan ke samping. Nah, inilah momen paling tepat untuk mengajaknya mau ditatih. Berikan kesan bahwa bisa berjalan itu menyenangkan.</p>
<p>Begitu langkah anak sudah teratur, beranikan diri untuk hanya memberikan jari telunjuk tangan kanan dan kiri kita untuk dipegangi anak selagi ia ditatih. Biarkan anak melangkahkan kakinya. Orang tua tinggal mengikutinya saja dan wajib mengerem atau mengalihkan arah jika anak menuju ke tempat yang dianggap mengundang bahaya.</p>
<p>Bila ia terlihat tak lagi mengalami kesulitan dan mulai lancar, saatnyalah menstimulasinya agar mau berjalan sendiri tanpa merambat atau kita pegangi. Kemudian berilah dia stimulus yang bisa memancingnya untuk bergerak dengan cara melangkah menuju arah stimulus tersebut. Bentuk pancingan ini macam-macam, bisa mainan bisa pula makanan kesukaannya.</p>
<p>Yang jelas, biasakan si kecil dengan latihan-latihan ini rutin dan terus-menerus setiap hari agar ototnya juga terlatih dan ia menggemari kegiatan barunya. Nah, boleh kok langsung dicoba..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/agar-anak-cepat-berjalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mencerdaskan Anak Dengan Dongeng</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/cara-mencerdaskan-anak-dengan-dongeng/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/cara-mencerdaskan-anak-dengan-dongeng/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 20:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Agar Anak Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat Anak Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Mencerdaskan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Cara Mencerdaskan Anak Dengan Dongeng &#8211; Sedikit berkilas balik ke masa Anda masih kecil, pernahkah merasakan enak dan serunya didongengi oleh orang tua? Pernah menanti detik-detik menjelang Anda didongengi karena penasaran sambungan cerita terakhir yang masih menggantung? Kini mungkin Anda berada di posisi sebagai &#8216;dalang&#8217; cerita untuk si buah hati. Tahukah Anda bahwa, membacakan cerita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cara Mencerdaskan Anak Dengan Dongeng</strong> &#8211; Sedikit berkilas balik ke masa Anda masih kecil, pernahkah merasakan enak dan  serunya didongengi oleh orang tua? Pernah menanti detik-detik menjelang Anda didongengi karena penasaran sambungan cerita terakhir yang masih menggantung?</p>
<div id="attachment_16" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-16" href="http://www.d-aji.web.id/cara-mencerdaskan-anak-dengan-dongeng/anak-cerdas/"><img class="size-medium wp-image-16" title="Anak Cerdas" src="http://www.d-aji.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Anak-Cerdas-300x200.jpg" alt="Anak Cerdas" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Anak Cerdas</p></div>
<p>Kini mungkin Anda berada di posisi sebagai &#8216;dalang&#8217; cerita untuk si buah hati. Tahukah Anda bahwa, membacakan cerita untuk si kecil ternyata tidak hanya dapat menghiburnya, tapi juga bisa mengembangkan kecerdasan emosinya sekaligus.</p>
<p><span id="more-15"></span></p>
<p>Kecerdasan emosi, alias Emotional Intelligence , membagi-bagi wilayah emosi beberapa bagian. Untuk mengembangkan semuanya, salah satu metode yang paling mudah dan bisa Anda lakukan adalah dengan mengajak si kecil mendengarkan cerita, alias didongengi. Dengan catatan tentunya Anda sudah memfilter cerita yang akan disampaikan dengan baik. Dalam artian, bisa dicerna si kecil dengan mudah dan tidak melibatkan unsur kekerasan ataupun pornografi. Tentunya Anda juga harus membumbuinya dengan nasihat dan bimbingan moral pada akhir cerita.</p>
<p>Tapi mengapa justru lewat cerita dan dongeng malah kecerdasan emosi si kecil terbantu untuk terasah?</p>
<p>Banyak manfaat yang dapat diambil dari sebuah cerita bermoral. Antara lain adalah mengenalkan si kecil pada berbagai macam sifat manusia, perilaku sampai masalah yang dihadapi beserta solusinya. Ibarat berbagi pengalaman dan mencari sisi baiknya. Dari sini ia akan belajaruntuk tidak hanya berputar-putar pada masalah yang terjadi, tapi lebih kepada memecahkannya dan mencari solusi untuk lepas dari masalah. Itu baru satu hal. Buah hati Anda juga akan menambah pesat perbendaharaan katanya dengan cerita yang Anda sampaikan. Sisi plusnya lagi, bila ia menemui kata sukar yang tidak dimengerti, ia bisa langsung bertanya pada Anda. Selain itu juga tokoh yang baik hati dan biasanya pasti menang (berakhir bahagia) dalam ending cerita, akan memberinya inspirasi dan panutan untuk mengikuti langkah si tokoh tersebut. Dari sini perlahan kecerdasan emosinya akan terasah, plus ditambah lagi ia juga akan menerapkannya saat mengalami langsung.</p>
<p>How ?</p>
<p>Walaupun pada dasarnya semua anak kecil suka didongengi, tapi perhatikan juga usia anak Anda. Bila si kecil masih dalam usia batita (1-3 tahun) , tekankan penceritaan pada emosi yang dirasakan si tokoh. Misalnya Anda bercerita tentang si Budi yang dibelikan sepeda baru, tekankan emosi kegembiraan si Budi sehingga si kecil mengerti maksudnya. Dari sini ia akan bisa mencerna dan belajar mengelola emosinya.</p>
<p>Untuk balita, atau 3 sampai 6 tahun , tentunya perkembangan otak mereka sudah lebih hebat dari usia batita. Buatlah kegiatan bercerita jadi lebih interaktif. Selesai mendongenginya dengan sebuah cerita, ajaklah ia berandai-andai menjadi si tokoh cerita dan apa yang akan ialakukan bila itu terjadi padanya.</p>
<p>Bagi Anda yang tidak pandai mengarang cerita, toh bisa minta bantuan pada buku cerita anak-anak yang beragam di toko buku. Anda tinggal membacakan dan sedikit improvisasi agar cerita lebih menarik dan hidup.</p>
<p>Itulah salah satu tips dari situs <a href="http://www.d-aji.web.id/">tips kesehatan</a> untuk  <strong><em>&#8220;Cara Mencerdaskan Anak Dengan Dongeng&#8221;</em></strong> Jadi sudah tahu mau mendongeng apa malam ini ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/cara-mencerdaskan-anak-dengan-dongeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prozac dan Orgasme Tertunda</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/prozac/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/prozac/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 11:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seks]]></category>
		<category><![CDATA[Alternatif Mengatasi Depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesulitan Orgasme]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Antistres]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Penenang]]></category>
		<category><![CDATA[Prozac]]></category>
		<category><![CDATA[Selective Serotonin Reuptake Inhibitors]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Prozac dan Orgasme Tertunda &#8211; Jika Anda sering mengkonsumsi obat-obat kesehatan antistres, berhati-hatilah. Peggy Elam, Ph.D mengemukakan bahwa salah satu efek samping dari obat-obatan yang tergolong sebagai antidepresi adalah sulitnya mencapai orgasme. Salah satu obat-obatan yang biasa disebut sebagai SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors) dan yang paling umum dikonsumsi orang adalah Prozac. Obat-obatan itu menghambat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prozac dan Orgasme Tertunda</strong> &#8211; Jika Anda sering mengkonsumsi obat-<a href="http://www.d-aji.web.id/">obat kesehatan</a> antistres, berhati-hatilah. Peggy Elam, Ph.D mengemukakan bahwa salah satu efek samping dari obat-obatan yang tergolong sebagai antidepresi adalah sulitnya mencapai orgasme. Salah satu obat-obatan yang biasa disebut sebagai SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors) dan yang paling umum dikonsumsi orang adalah Prozac. Obat-obatan itu menghambat kerja sistem syaraf yang bertindak sebagai neurotransmitter serotonin. Pada akhirnya, konsumsi obat-obat itu akan meninggalkan banyak sekali zat kimia yang mengambang bebas di jaringan otak.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Jika Anda mengalami <em>kesulitan orgasme </em>atau juga penurunan gairah <a href="http://www.d-aji.web.id/category/seks/">seks</a> setelah beberapa waktu mengkonsumsi obat penenang atau obat antistres, maka Anda harus bergegas ke dokter. Mintalah padanya alternatif obat lain yang efek sampingnya lebih ringan.</p>
<p>Menurut Peggy, stres atau depresi (terlebih yang masih dalam tahap ringan), tak selalu harus diatasi dengan menggunakan obat-obatan. Karena berhubungan erat dengan kejiwaan, stres juga dapat disembuhkan melalui terapi khusus kejiwaan. Dukungan lingkungan dan perubahan prilaku dapat menjadi alternatif mengatasi depresi. Namun terapi kejiwaan seperti di atas tentu lebih banyak memakan waktu ketimbang menegak sebuah pil antidepresi.</p>
<p>Hal lain yang juga dapat Anda lakukan adalah berdiskusi dengan pasangan. Buatlah suasana baru dalam kehidupan seks Anda berdua. Misalnya, mencoba berbagai posisi baru dalam bercinta, merancang honeymoon di akhir minggu, atau melakukan ‘seks kilat’ (di sofa,di kamar mandi pada pagi hari, atau di sela-sela kesibukan kerja?). Siapa tahu hal-hal tersebut dapat memacu kembali gairah Anda yang sempat menurun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/prozac/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/kacamata/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/kacamata/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 10:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Bulat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Memanjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Oval]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Persegi]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Segilima]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata Bentuk Wajah Segitiga]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Memilih Kacamata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah &#8211; Apakah Anda si &#8216;mata empat&#8217; alias berkaca mata? Tak semua orang suka memakai alat bantu lihat yang satu ini, tapi kalau sudah harus, mau apa lagi? Yang penting jangan sampai Anda kelihatan seperti si kutu buku atau sosok wanita &#8216;kuper&#8217; yang ketinggalan jaman hanya karena salah pilih bentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah</strong> &#8211; Apakah Anda si &#8216;mata empat&#8217; alias <em>berkaca mata?</em> Tak semua orang suka memakai alat bantu lihat yang satu ini, tapi kalau sudah harus, mau apa lagi? Yang penting jangan sampai Anda kelihatan seperti si kutu buku atau sosok wanita &#8216;kuper&#8217; yang ketinggalan jaman hanya karena salah pilih bentuk dan <strong>model kacamata</strong>.</p>
<p>Ketahui bentuk <strong><span style="text-decoration: underline;">kacamata yang &#8216;pas&#8217; dengan bentuk wajah Anda!</span></strong> Jika Anda memilih dengan tepat, <em>kacamata</em> bisa membuat penampilan Anda menjadi lebih cantik! Seperti penyanyi Lisa Loeb misalnya, yang sudah punya &#8216;image&#8217; sendiri dengan kacamata &#8216;cat-eye&#8217; nya. Jadi, ikuti dulu <a href="http://www.d-aji.web.id/category/tips/">tips-tips</a> memilih kacamata berikut ini :</p>
<div id="attachment_7" class="wp-caption aligncenter" style="width: 437px"><a rel="attachment wp-att-7" href="http://www.d-aji.web.id/kacamata/model-kacamata/"><img class="size-full wp-image-7" title="Model Kacamata" src="http://www.d-aji.web.id/wp-content/uploads/2011/12/Model-Kacamata.jpg" alt="Model Kacamata" width="427" height="443" /></a><p class="wp-caption-text">Model Kacamata</p></div>
<p><span id="more-6"></span><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah</strong></span></span></p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah segilima</strong></span></span></p>
<p>Pilihlah frame berbentuk oval, semi-persegi atau bentuk cat-eye<br />
Lensa tanpa frame bisa membantu menyamarkan bentuk wajah Anda yang &#8216;tajam&#8217;/penuh &#8216;segi&#8217;<br />
Lebar kacamata jangan melebihi lebar kening Anda, agar wajah Anda tidak tampak semakin lebar</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah memanjang</strong></span></span></p>
<p>Cocok dengan frame yang bentuknya melebar dengan garis yang tegas<br />
Frame yang bermotif akan mengalihkan perhatian dari bentuk wajah Anda yang panjang</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah oval</strong></span></span></p>
<p>Cocok dengan semua bentuk kacamata<br />
Pilihlah yang tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil, sehingga besarnya tetap proporsional dengan wajah Anda.</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah persegi</strong></span></span></p>
<p>Kacamata dengan bentuk persegi, jelas bukan pilihan yang tepat.<br />
Frame dengan lekukan pada bagian samping dan bagian ujung kacamata, sangat disarankan</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah hati</strong></span></span></p>
<p>Pilih kacamata yang tidak terlalu besar<br />
Frame berbentuk bulat atau persegi, dengan aksen pada bagian bawah, amat disarankan<br />
Hindari bentuk frame yang melebar di bagian atas untuk menghindari kesan &#8216;berat&#8217; pada bagian atas wajah</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah bulat</strong></span></span></p>
<p>&#8216;Pas&#8217; dengan kacamata berbentuk persegi<br />
Jika Anda pribadi yang ekstrovert, cobalah pilih frame yang bermotif</p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bentuk wajah segitiga</strong></span></span></p>
<p>Pilih kacamata yang lebar dengan pinggiran yang tebal<br />
Cobalah bentuk kacamata &#8216;cat-eye&#8217;<br />
Hindari kacamata dengan frame yang kecil</p>
<p>Setelah membaca <strong><em>&#8220;Tips Memilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah&#8221;</em></strong> dari blog <a href="http://www.d-aji.web.id/">tips kesehatan</a>, kali ini anda akan berpikir apakah kacamata yang selama ini dipakai sudah sesuai dengan bentuk wajah anda ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/kacamata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips-Tips Kesehatan</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/tips-tips-kesehatan/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/tips-tips-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 10:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.d-aji.web.id/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Tips-Tips Kesehatan. Selamat datang di blog informasi kesehatan yang akan khusus membahas tentang dunia kesehatan mulai dari tips-tips kesehatan, makanan sehat, minuman, buah, informasi nilai gizi, kebutuhan gizi ibu dan balita serta info obat dan penyakit. Semua akan kami sajikan di situs weblog ini seakurat mungkin. Kami dari tim situs tips kesehatan ini mengucapkan terima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.d-aji.web.id/">Tips-Tips Kesehatan</a></strong>. Selamat datang di blog informasi kesehatan yang akan khusus membahas tentang dunia kesehatan mulai dari <em>tips-tips kesehatan</em>, makanan sehat, minuman, buah, informasi nilai gizi, kebutuhan gizi ibu dan balita serta info obat dan penyakit. Semua akan kami sajikan di situs weblog ini seakurat mungkin.</p>
<p>Kami dari tim situs tips kesehatan ini mengucapkan terima kasih banyak untuk anda yang telah berkunjung ke situs ini, jangan lupa tetap kunjungi blog kesehatan indonesia ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/tips-tips-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://www.d-aji.web.id/hello-world/</link>
		<comments>http://www.d-aji.web.id/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 23:22:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d-aji.web.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.d-aji.web.id/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

